YSKI Semarang Adakan Webinar Santai PJJ

YSKI Semarang Adakan Webinar Santai PJJ

Farenting.com – Yayasan Sekolah Kristen Indonesia (YSKI Semarang) mengadakan webinar parenting dengan tema “Santai PJJ” pada Selasa (29/9) kemarin. Acara tersebut diselenggarakan melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh para orangtua. Hans Stefano selaku moderator webinar membuka acara tersebut dengan mengajak para peserta untuk berdo’a terlebih dahulu, kemudian memperkenalkan para narasumber.

Webinar ini bertujuan untuk mengajak para orangtua, terutama yang anaknya masih berada di jenjang TK dan SD untuk membuat pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi menyenangkan. Hal ini mengingat masih sulitnya anak-anak di usia tersebut untuk melakukan adaptasi pembelajaran. Desy Setiowati selaku perwakilan sekolah memaparkan, “malam hari ini kami sengaja hanya mengundang orangtua siswa kelas kecil, yakni TK dan SD, karena kami tahu PJJ untuk siswa kecil ini lebih rumit dari kakak-kakaknya yang SMP dan SMA.”

Desy menjelaskan jika anak SMP dan SMA orangtua mungkin bisa lebih santai, hanya memberikan kuota dan gawai saja. Namun, anak TK dan SD masih membutuhkan orang dewasa atau orangtuanya untuk mendampingi anak belajar. Selain itu, kalau pun ke depan pemerintah mengizinkan pembelajaran tatap muka, maka anak kelas kecil ini yang akan menjadi gerbong terakhir. Mengingat pemerintah menetapkan skenarionya membuka sekolah dari jenjang tertinggi dulu, baru kemudian jenjang terkecil seperti TK dan SD.

Webinar yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam itu terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama diisi dari sisi psikologi yang disampaikan Dyah Ayu kepala biro psikologi YSKI, terkait dampak pembelajaran jarak jauh terhadap perkembangan anak. Pentingnya peran orangtua dalam membimbing anak selama di rumah dan lain sebagainya. Dyah menutup materinya dengan sebuah kutipan, “orangtua bahagia akan menularkan kegembiraan, optimisme, bahkan menularkan kehebatan kita pada diri anak.”

Materi selanjutnya diisi dari sisi bagaimana pemanfaatan teknologi internet, yang diisi Dicky Yudha Kepala Pusat Pengembangan Akademik dan Teknologi YSKI. Materi yang disampaikan berupa kendala teknis selama PJJ, aplikasi-aplikasi pendukung PJJ, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan metode pembelajaran agar dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.

Baca Juga:  Parenting dalam Memandu Anak Belajar di Rumah

Setelah acara webinar berlangsung, Hans Stefano mengharapkan setelah acara tersebut, orangtua dan sekolah bisa bekerja sama agar metode PJJ bisa lebih baik, santai, dan tidak terlalu membebankan semua pihak.

Bagikan yuk!

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *