Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Musik

Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Musik

sumber: freepik.com

Farenting.com – Siapa sih yang tidak suka dengan musik? Pada  dasarnya setiap orang punya selera tersendiri terhadap musik. Tapi pernahkah terpikir oleh Fams bahwa musik mungkin saja memberikan manfaat tersendiri bagi perkembangan anak? Berikut ulasannya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghasilkan musik. Contoh paling sederhana yaitu dengan bernyanyi. Selain itu, penggunaan alat musik seperti gitar, piano, biola dan sebagainya juga merupakan media yang dapat menghasilkan musik. Sebuah jurnal yang ditulis oleh Santa Idayana Sinaga menyatakan bahwa dengan bermain musik, dapat membantu meningkatkan intelektual, perkembangan sosial, personal, bahasa, dan kreativitas baik pada anak-anak maupun orang muda. Jurnal tersebut pun menjelaskan bahwa melalui musik, anak dapat meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal mereka.

Selain itu, Ayu Niza Machfauzia mengungkapkan dalam jurnalnya bahwa ternyata sebagian besar orang masih menganggap bahwa musik hanyalah sekedar hiburan semata. Sementara terdapat banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari mendengarkan dan bermain musik seperti membantu mengembangkan potensi diri anak.

Cahyo Dwi Andita menjelaskan hal serupa dalam penelitiannya. Ia menegaskan bahwa jenis-jenis musik tertentu sangat membantu dalam meningkatkan prestasi belajar anak, terutama pada musik klasik. Musik klasik memiliki irama lambat dan dapat ditemukan dalam semua genre musik yang dapat memberikan perasaan tenang dan damai. Karena itulah musik klasik dapat membantu anak berkonsentrasi dalam belajar.  Nah, Fams. Berikut farenting telah merangkum manfaat-manfaat latihan musik bagi anak seperti yang dilansir dari halodoc.

Pertama, mengendalikan emosi. Mendengarkan musik merupakan salah satu cara yang sering dilakukan oleh orang dewasa untuk menghibur diri, memperbaiki suasana hati yang buruk, dan menghilangkan stres. Nyatanya, musik memang memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan mental seseorang, termasuk anak-anak. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim psikiatri anak dari University of Vermont College of Medicine, menemukan bahwa latihan musik dapat membantu mengurangi kecemasan yang dialami anak-anak. Berlatih instrumen musik terbukti dapat membuat korteks atau permukaan paling luar otak menipis. Korteks yang tebal diindikasikan menjadi penyebab timbulnya kecemasan, depresi, sifat menyerang dan perilaku tidak terkontrol pada anak. Anak yang diberi pelatihan musik juga dinilai dapat mengendalikan emosinya dengan lebih baik. Biola diketahui sebagai alat musik yang lebih efektif membantu mengobati masalah psikologis anak daripada menggunakan obat-obatan.

Kedua, membantu anak lebih fokus. Masih berdasarkan penelitian tim psikiatri anak dari University of Vermont College of Medicine, latihan musik dapat membantu anak-anak menjadi lebih fokus pada apa yang mereka kerjakan. Korteks yang menjadi lebih tipis akibat bermain musik, bermanfaat mengatasi masalah konsentrasi anak dan membuat memori anak bekerja dengan baik.

Ketiga, membuat anak lebih pintar. Belajar memainkan alat musik tertentu, seperti drum yang menggabungkan gerakan tangan dan kaki sangat baik untuk merangsang area motorik pada otak anak. Selain itu, anak juga belajar untuk mengkoordinasikan gerakan tubuh dengan penglihatan, pendengaran, dan juga otak saat bermain musik. Hal itu dapat membuatnya berpikir lebih cepat, memiliki daya ingat yang kuat, serta meningkatkan kemampuan otak kanan dan kirinya.

Baca Juga:  Photostory: Lebih Dekat dengan Satwa di Jatim Park 2

Keempat, melatih keterampilan fisik. Memberikan pelajaran drum yang melibatkan beberapa anggota tubuh sangat baik untuk anak yang sangat aktif. Dengan demikian, anak dapat belajar mengembangkan koordinasi dan kemampuan motorik yang umumnya terletak pada gerakan tangan dan kaki. Piano dan instrumen bersenar seperti biola dan gitar, menuntut gerakan yang berbeda antara tangan kanan dan tangan kiri, sehingga bermanfaat untuk melatih keterampilan tangan dan membuat anak tetap merasa tenang.

Kelima, Bermain musik tidak mudah. Untuk bisa menguasai sebuah lagu, si kecil harus berlatih terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama. Jadi, latihan musik secara tidak langsung juga mengajarkan anak untuk disiplin dan sabar, karena untuk menguasai suatu alat musik, dibutuhkan proses yang panjang. Perhatikan instrumen musik apa yang paling disukai anak dan biarkan ia belajar instrumen tersebut dengan memberikan kursus. Dorong si kecil agar tidak malas dan tetap rajin berlatih musik secara rutin.

Demikianlah manfaat-manfaat berlatih musik bagi anak. Latih dan galilah potensi anak sejak dini agar anak dapat mengembangkan keterampilan dirinya untuk masa depan mereka.

Bagikan yuk!

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *