Sherly Lembono Si Pahlawan ASI yang Menginspirasi

Sherly Lembono Si Pahlawan ASI yang Menginspirasi

Farenting.com – Kisah perjuangan setiap Moms saat masa menyusui memang sangat beragam. Ada yang mengalami kesulitan hingga menjadi depresi dan ada pula yang dilimpahkan Air Susu Ibu (ASI). Mengingat betapa pentingnya ASI sebagai satu-satunya sumber asupan makanan pada bayi, Moms akan mengupayakan berbagai macam cara untuk bisa menyusui.

 

Siapa sangka ada Moms berhati malaikat asal Surabaya yang rela mendonorkan ASInya pada anak-anak di panti asuhan yang membutuhkan. Dia adalah Sherly Lembono seorang selebgram dan influencer yang juga ibu muda beranak satu. Kisahnya menarik perhatian banyak orang karena kemuliaan hatinya. Setelah melahirkan putra pertamanya yang bernama Jason Miles Gamafu, Sherly memiliki ASI yang lancar dan begitu berlimpah. Ia berusaha mencukupi kebutuhan ASInya dengan memompanya dan menyimpannya ke dalam freezer. Hingga suatu hari, kondisi kulkasnya pun penuh dan membuatnya bingung.

Sherly akhirnya memutuskan untuk menyumbangkan ASI perahnya kepada orang-orang yang membutuhkan. Sempat merasa ragu dan dilanda dilema tetapi tak menyurutkan niat baiknya untuk berbagi. “Jujur saya dilema sih, kalau nggak cocok gimana? Saya takut nanti tibat-tiba kekurangan ASI gimana, karena ada temen saya setelah beberapa bulan beri ASI, produksi ASI menurun jadi tambah bingung,” ucap Shery seperti yang dilansir dari timesindonesia.co.id.  Keraguan itu sirna karena Sherly percaya jika ia berbuat baik maka akan diberikan kelancaran oleh Tuhan.

Atas rekomendasi kerabat dekatnya, Sherly menyumbangkan ASInya ke sebuah panti asuhan Pondok Sehat. “Saya memutuskan memberikan ke Pondok Sehat karena di sana ada banyak anak-anak yang membutuhkan dan langsung bisa drop banyak nggak perlu bingung tunggu satu persatu,” tulis Sherly dalam unggahan laman instagramnya. Menurut Sherly dengan usaha dan doa maka semua hal akan dipermudah jalannya, sebab berjuang untuk mengasihi membutuhkan tekad yang keras luar biasa.

Kegiatan donor ASI di Indonesia sebenarnya sudah banyak dilakukan saat ini. Tetapi tidak dilakukan secara komersil. Berbeda dengan negara maju seperti Amerika Serikat yang sudah memiliki Bank ASI untuk menyalurkan donor ini. Di Indonesia sendiri masih terkendala oleh nilai agama dan budaya. Aksi Pahlawan ASI dari Moms Sherly ini bisa menjadi inspirasi bagi para ibu yang sedang menyusui dan memiliki ASI berlimpah. Jika Moms juga ingin mengikuti aksi baik mendonorkan ASI, ada beberapa hal penting nih yang wajib diketahui. Moms juga harus mengetahui syarat dan tahapan bagaimana cara mendonorkan ASI.

Pemerintah Indonesia telah mengatur hukum tentang kegiatan donor ASI yang dirangkum dalam peraturan pemerintah nomor 33 tahun 2012 yang syaratnya seperti di bawah ini :

  • Penggunaan donor ASI merupakan permintaan dari ibu kandung, atau keluarga bayi
  • Ibu kandung mengetahui dengan jelas identitas, alamat, dan agama si pendonor
  • Pendonor ASI dalam kondisi kesehatan yang baik
  • ASI tidak diperjualbelikan
  • Pemberian donor harus memperhatikan norma agama, dan aspek sosial budaya
  • Menjamin mutu dan keamanan ASI yang didonorkan melalui kebersihan, cara memerah ASI, penyimpanan ASI, dan cara pemberian ASI

Sebelum mendonorkan ASI perah, lebih baik Moms berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu. Ada beberapa syarat penting yang harus dilalui ibu pendonor seperti yang dikatakan dokter spesialis anak I Gusti Ayu Nyoman Partiwi,SpA, MARS dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Pertama, calon pendonor wajib memiliki bayi berusia kurang dari 6 bulan

Kedua, kondisi harus sehat dan tidak memiliki kontra indikasi menyusui

Ketiga, Produksi ASI sudah memenuhi kebutuhan bayinya sendiri dan memutuskan untuk mendonasikan ASI atas produksi yang berlebih

Keempat, moms sedang tidak menerima transfusi darah atau transplantasi organ/jaringan dalam 12 bulan terakhir

Baca Juga:  Kunci Keharmonisan Keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Kelima, tidak mengkonsumsi obat obatan, termasuk insulin, hormon tiroid, dan produk yang bisa mempengaruhi bayi. Obat atau suplemen herbal harus dinilai kompatibilitasnya terhadap ASI

Keenam, tidak ada riwayat menderita penyakit menular, seperti hepatitis, HIV, atau HTLV2

Ketujuh, tidak memiliki pasangan seksual yang berisiko terinfeksi penyakit. Seperti HIV, HTLV2, dan hepatitis B/C, menggunakan obat ilegal, perokok, atau minum minuman beralkohol

Jika semua syarat sudah tercukupi, Moms sudah bisa mendonorkan ASI. selanjutnya adalah tahap mempersiapkan ASI yang akan di donorkan. Moms, bisa menggunakan tahap Pastreurisasi Pretoria dan Flash Heating. Ikutin yuk caranya!

Tahap Pastreurisasi Pretoria

  • Pertama, tempatkan ASI sebanyak 50-150 ml kedalam wadah kaca (sisa selai) 450 ml.
  • Tutup wadah kaca dan letakkan ke dalam panci aluminium 1 liter
  • Tuangkan air mendidih 450ml atau hingga permukaan air mencapai 2 cm dari bibir panci
  • Moms bisa meletakkan pemberat diatas wadah kaca, kemudian tunggu selama 30 menit
  • Terakhir, pindahkan susu, dinginkan, dan berikan kepada bayi atau simpan di lemari pendingin.

Tahap Flash Heating

  • Tempatkan ASI sebanyak 50-150 ml kedalam wadah kaca 450 ml
  • Wadah kaca ditutup sampai saat dilakukan flash heating
  • Untuk melakukan flash heating, buka tutup wadah dan letakkan dalam 1 liter Hart Pot atau pemanas susu
  • Tuangkan air 450 ml atau hingga permukaan air mencapai 2 cm dari bibir panci
  • Didihkan air, bila telah timbul gelembung pindahkan wadah dengan cepat dari air dan sumber panas
  • Dinginkan ASI, berikan kepada bayi atau simpan di lemari pendingin.

Dalam International Breastfeeding Journal mengatakan manfaat ASI donor itu lebih baik dan unggul dari susu formula. Pemberian ASI ini bermanfaat bagi anak untuk meningkatkan kecerdasannya di masa depan, perkembangan ekonomi, dan penurunan angka kematian bayi. Satu langkah mendonorkan ASI seperti yang dilakukan Moms Sherly bisa menyelamatkan banyak calon penerus generasi bangsa di masa depan.

Nah, itu dia sedikit kisah Moms berhati malaikat Sherly Lembono. Boleh banget lho mengikuti langkah Sherly menjadi pahlawan ASI. Tetapi, jangan lupa ikuti persyaratannya dan berkonsultasi dulu ya ke dokter. Selamat mencoba Moms!

Bagikan yuk!

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *