Segudang Manfaat Olahraga dan Seni dari Tari Balet

Segudang Manfaat Olahraga dan Seni dari Tari Balet

sumber: pexels.com

farenting.com – Siapa yang tidak kenal dengan tarian balet? Tarian yang berasal dari Italia ini mulai berkembang di Perancis dan Rusia sejak awal abad ke-16 dan saat ini terkenal di Indonesia. Terbukti dengan banyaknya tempat kursus balet yang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia. Menari balet tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Anak-anak pun ternyata juga bisa melakukannya, lho.

Kini, tari balet mudah dijumpai dan menjadi salah satu ekstrakurikuler di sekolah. Pada umumnya usia minimal anak dapat belajar balet yaitu usia 4-7 tahun. Namun, di beberapa tempat kursus balet, anak yang berusia 2 tahun sudah di mperbolehkan untuk mengikuti latihan balet. Di usia 2 tahun, anak mulai memahami musik dan gerakan sederhana yang dapat direspon dengan baik. Tentu saja gerakan tari balet untuk dewasa dan anak-anak sangat berbeda. Tari balet untuk anak-anak gerakan dibuat lebih sederhana namun tetap kreatif.

Menurut Jurnal Penelitian yang ditulis oleh Rizka Nuraini Arief menemukan bahwa belajar tari balet sedini mungkin memberikan manfaat bukan hanya secara fisik saja namun baik untuk tumbuh kembangnya serta kepribadian anak. Balet diyakini baik untuk kesehatan tubuh karena dapat memperkuat daya tahan tubuh, terutama untuk anak yang lemah fisik. Saat belajar tari balet, anak membutuhkan banyak energi yang harus dikeluarkan. Hal ini baik untuk kesehatan dan kelancaran peredaran darahnya.

Melalui tarian balet anak akan belajar tentang gerakan tari, ritme, dan apresiasi terhadap musik. Ketika anak belajar tari balet akan dituntut untuk disiplin seperti datang tepat waktu ke tempat kursus. Hal ini memungkinkan memberikan tantangan tersendiri untuk anak ingin menjadi yang terbaik. Namun, penerapan disiplin pada anak usia dini harus tetap memperhatikan kebebasan anak untuk menyalurkan ekspresinya atau keinginan hatinya agar tidak mengganggu secara psikologisnya yang akan mempengaruhi terbentuk karakternya.

Menurut Jurnal Penelitian yang ditulis oleh Yanti Margaretta yang berjudul Hubungan Keterampilan Menari Balet Dengan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini mengatakan, menari balet dapat meningkatkan kepercayaan diri, kecerdasan, konsentrasi dan stamina anak. Bukan hanya menjaga tubuh anak tetap ramping, gerakan balet yang gemulai dan lentur dapat membentuk karakter anak yang lebih sabar dalam mengendalikan emosi dan keinginannya. Saat menari balet, penari biasanya dituntut untuk berdiri tegak, sehingga melatih tulang punggung agar tidak bungkuk. Hal ini akan bermanfaat untuk perkembangan tulang punggung dan pembentukan postur tubuh.

Dari tarian balet secara tidak langsung mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan orang lain secara berkelompok dan bekerja sama. Sering kali adanya pementasan tari balet yang disaksikan banyak orang, akan membentuk rasa percayaan diri anak dan menghilangkan rasa takutnya. Dengan begini, maka kepribadian anak akan lebih kuat dan menjadi lebih berani mengambil risiko dalam hidupnya.

Baca Juga:  Moms, Ini Kiat-kiat Membiasakan Makanan Sehat untuk Keluarga

Dalam tarian balet begitu banyak gerakan yang harus dihafal oleh anak. Mulai dari gerakan yang sederhana, hingga semakin naik level akan lebih rumit gerakannya. Hal ini baik untuk perkembangan nalar dan daya ingatnya yang bermanfaat hingga ia dewasa, sehingga anak mampu untuk berpikir kreatif dan dapat memecahkan masalah dengan berbagai solusi yang ada.

Selain itu anak yang belajar balet akan terlatih fokus konsentrasinya. Tarian balet membutuhkan konsentrasi yang tinggi agar terbentuknya harmonisasi antara gerakan dan musik yang mengiringi. Dengan begitu tarian balet melatih anak untuk fokus agar tetap seimbang. Dampaknya dapat dirasakan hingga ke kehidupan sehari-harinya. Anak akan lebih fokus berkonsentrasi dalam suasana apapun dan berpikir lebih jernih disituasi yang rumit.

Fams, sudah tau β€˜kan manfaat yang didapatkan dari tarian balet apa saja. Ternyata bukan hanya menyehatkan badan saja, namun dapat berdampak positif pada tumbuh kembang anak dan kepribadiannya. Kursus balet saat ini sudah tersebar di berbagai daerah, tidak hanya ada di kota-kota besar saja. Balet bisa jadi alternatif Fams untuk melatih tubuh anak sekaligus tumbuh kembangnya.

Bagikan yuk!

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *