Pentingnya Waktu Bermain Bersama Ayah

Pentingnya Waktu Bermain Bersama Ayah

Farenting.com – Siapa sih yang tidak suka bermain? Apalagi bagi anak-anak, bermain adalah momen yang sangat menyenangkan. Pasalnya, bermain juga merupakan sarana agar anak dapat belajar demi perkembangan dan pertumbuhan mereka. Nah, sayangnya banyak yang menyepelekan peran orangtua dalam momen-momen emas ini, terutama peran Dads. Padahal, sama hal nya dengan ibu, Ayah juga memegang peran penting dalam mendidik anak. Lalu bagaimana bisa Dads memegang peran penting dalam momen ketika anak bermain? Berikut ulasannya!

Sebuah jurnal ilmiah yang ditulis oleh Parmanti menjelaskan bahwa sosok Dads mampu memberi kepemimpinan, membuat anak menjadi individu yang disiplin dan mandiri, mengajarkan anak bersosialisasi di lingkungannya, dan mengajarkan berpikir rasional dan logis.

Berbeda dengan Heman Elia, dalam jurnalnya ia menjelaskan pentingnya peran Dads dalam mendekatkan anak dengan tuhan dan kepercayaan sang anak. Dads merupakan jembatan untuk mempersiapkan sang anak menuju kehidupan pada masa yang akan datang.

Nah, fams. Berikut tim farenting rangkum manfaat yang didapatkan anak jika dekat dengan sosok Ayah seperti dikutip dari The Asianparent Indonesia.

Pertama, lebih cerdas. Anak yang mendapat kasih sayang ayah dan ibunya akan tumbuh lebih cerdas. Ia juga memiliki IQ yang lebih tinggi. Ini masuk akal karena anak akan merasa tenang jika kedua orangtuanya hadir di rumah. Hati yang tenang membuatnya lebih fokus dan bersemangat saat belajar, baik di rumah maupun di sekolah. Anak yang fokus saat belajar berpeluang berhasil dalam bidang akademik.

Kedua, lebih percaya diri. Kehadiran Dads saat anak bermain di arena permainan di mall atau di manapun, akan membuat anak merasa aman. Ia berani mencoba permainan apapun, senang karena tak akan dimarahi meski kalah. Anak akan lebih senang lagi kalau Dads mau bermain bersamanya. Momen bermain bersama Dads akan selalu dikenang si anak. Di masa depan, anak terinspirasi menekuni hal apapun yang akan membuatnya terkenang pada saat-saat indah bersama ayahanda tersayang. Misalnya, Dads dan si kecil suka sekali bermain game bersama. Saat anak dewasa, bisa saja ia tertarik mengembangkan aplikasi game yang cocok untuk semua umur. Tujuannya, agar lebih banyak Dads yang suka bermain bersama anak mereka.

Ketiga, emosi anak lebih stabil. Dads tidak pernah pulang larut malam, tapi sibuk sendiri kalau sedang di rumah. Entah itu nonton tv atau mengerjakan pekerjaan kantor yang belum selesai. Perilaku seperti ini akan membuat anak merasa terabaikan lho, Dads. Anak akan melakukan apapun buat menarik perhatian Dads. Mungkin ia akan menangis lebay hanya karena masalah kecil, atau sengaja mengganggu adik atau kakaknya. Perilaku seperti ini akan terbawa sampai dewasa jika tidak segera ditangani. Jadi, letakkan dulu smartphone atau notebook, Dads. Temani dulu si kecil, setelah itu baru bisa bisa meneruskan pekerjaan kantor nanti jika dia sudah tidur.

Baca Juga:  Keistimewaan Sosok Ayah bagi Anak Perempuan

Keempat, Emosi yang stabil akan membuat siapapun berpikir ulang, sebelum melakukan tindakan yang merugikan.

Kelima, lebih mudah menyesuaikan diri. Anak muda tanpa sopan santun adalah hal yang tidak aneh di era modern. Ini bisa terjadi karena anak-anak muda semacam ini hanya bergaul dengan golongan tertentu, yang sealiran dengan dirinya. Anak-anak ini mungkin akan berperilaku lebih layak jika punya Dads yang gaul. Dads yang suka bersosialisasi, kenal dengan banyak tetangga dan kerabat dari pihak ayah dan ibu. Dads bisa mengajarkan pada anak cara bergaul jika ia sering mendampingi anak.

Keenam, lebih mampu menghargai diri sendiri. Perilaku menghargai diri sendiri bukan hanya ditunjukkan dengan memakai pakaian rapi. Tutur kata yang sopan meski sedang emosi juga termasuk perilaku menghargai diri sendiri. Dads bisa menjadi contoh, karena ia biasanya mampu berpikir logis meski hati sedang emosi. Anak perlu mempelajari itu dari Dads, agar ia tahu cara menilai dan memposisikan dirinya sendiri dalam hidup bermasyarakat.

Ketujuh, lebih tau cara memperlakukan lawan jenis. Ayah dan ibu adalah sosok pertama yang akan mengajarkan anak tentang cara memperlakukan lawan jenisnya. Anak laki-laki akan belajar menghormati anak perempuan, demikian juga sebaliknya.

Demikianlah uraikan tentang pentingnya waktu bermain bersama Dads. Wah, tak disangka bukan? Bahwa momen bersama Dads ternyata sangat penting bagi perkembangan dan masa depan anak. Jadi, apakah Dads sudah siap?

 

Bagikan yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *