Moms, Kenali Tanda Awal Kehamilan

Moms, Kenali Tanda Awal Kehamilan

hamil

Sumber: unsplash.com

Farenting.com – Pasangan mana yang tidak bahagia, jika mendapat kabar tentang kehamilan. Bagi pasangan muda, kabar ini hendaknya mereka ketahui secepat mungkin. Bahkan, tak jarang, mereka ingin mengetahui ciri-ciri atau tanda awal kehamilan. Untuk itu farenting telah merangkum info menarik untuk Fams mengenai tanda dari tanda awal kehamilan.

Kebanyakan orang memeriksa kehamilan menggunakan testpack, namun tanda-tanda awal kehamilan tak bisa terdeteksi hanya menggunakan alat ini. Setiap wanita berbeda, sehingga tidak semua memiliki tanda yang sama. Tanda awal kehamilan, terkadang menyerupai dengan tanda-tanda yang terjadi sebelum menstruasi maupun saat menstruasi. Mengakibatkan tanda-tanda ini juga tidak begituĀ  dapat diketahui dengan pasti.

Seorang wanita belum benar-benar hamil pada minggu pertama jika kehamilannya dihitung selama 40 minggu sejak hari pertama haid (HPHT). Kehamilan baru terjadi di akhir minggu ke-2 atau ke-3 dan tergantung pada masa subur/ovulasi. Dikutip dariĀ  gooddoctor.co.id/, ketika ovulasi, ovarium akan melepaskan sel telur dan bergerak ke arah tuba fallopi. Dan untuk memperoleh kehamilan, sel telur mesti bertemu sperma di tuba fallopi. Siklus ovulasi yang menentukan tanggal pembuahan umumnya terjadi pada hari ke-13 hingga 20 pasca HPHT. Akan tetapi, ovulasi juga dapat tergantung dari berapa lama siklus haid. Secara umum, siklus menstruasi berlangsung 28 hari. Namun tiap wanita juga tak mesti sama siklusnya.

Dirangkum dari situs nutriclub.co.id/, tanda awal kehamilan sering mengecoh karena mirip tanda-tanda menstruasi, seperti payudara terasa membengkak, timbul flek, dan rasa kram di perut. Beberapa tanda awal kehamilan, sebagai berikut :

Pertama, Terlambat Menstruasi. Terlambat menstruasi merupakan tanda awal kehamilan yang paling jelas dan umum. Jika Moms biasa menstruasi secara teratur, keterlambatan lebih dari seminggu harus dicermati, coba untuk melakukan tes uji kehamilan. Tes uji kehamilan ini dapat dilakukan dengan alat yang dijual bebas di apotek atau supermarket.

Kedua, Morning Sickness. Perasaan tidak nyaman pada pagi hari, gejala ini dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Penyebabnya adalah perubahan hormon dalam darah yang mengakibatkan rasa sakit pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan dan akan menghilang sejalan dengan pertambahan usia kehamilan. Meskipun ini dinamakan morning sickness, pada kenyataannya mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari.

Ketiga, Sering Buang Air Kecil. Saat hamil, terjadi perubahan hormon dalam darah yang menyebabkan sirkulasi darah dalam tubuh meningkat. Hal ini menyebabkan ginjal bekerja lebih keras, sehingga memproduksi air seni lebih banyak. Semakin besar kehamilan, semakin besar pula ukuran janin, sehingga menekan organ-organ di dalam tubuh Moms. Termasuk kandung kemih. Akibatnya kapasitas kandung kemih menjadi lebih sempit sehingga lebih cepat penuh dan membuat Moms lebih sering ingin buang air kecil.

Keempat, Mudah Lelah. Mudah merasa lelah saat hamil diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron dalam tubuh. Hormon progesteron adalah depresan alami bagi sistem saraf pusat yang menyebabkan Moms mudah merasa mengantuk. Selain itu pada trimester pertama ini tubuh akan bekerja jauh lebih keras memompa hormon dan memproduksi lebih banyak darah agar nutrisi janin terpenuhi.

Baca Juga:  Toxoplasmosis, Bahayakah Memelihara Kucing di Rumah?

Kelima, Rasa Aneh di Mulut. Perubahan hormon saat hamil juga mempengaruhi indera perasa dan penciuman. Kadang muncul rasa aneh seperti rasa logam dalam mulut. Perubahan ini membuat Moms tidak menyukai makanan tertentu.

Keenam, Perubahan pada Payudara. Perubahan paling nyata saat hamil adalah perubahan fisik. Salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum adalah perubahan pada payudara Moms. Selain ukurannya yang menjadi lebih besar, payudara terasa lebih berat, sakit atau nyeri bila dipegang.

Ketujuh, Keram Perut & Bercak Merah Muda. Antara minggu ke 3 dan ke 4 kehamilan, Ibu akan mengalami flek yang diakibatkan oleh tertanamnya sel telur yang telah dibuahi di dalam rahim (implantasi). Darah dilepas saat telur yang dibuahi melekatkan diri ke dinding rahim. Flek ini juga diiringi oleh kram perut sehingga kadang salah dimengerti sebagai menstruasi.

Tanda awal kehamilan yang dijelaskan diatas adalah tanda tidak pasti kehamilan (persumptive), berikut tanda pasti kehamilan yang dikutip dari Jurnal Tanda Awal Kehamilan yang ditulis oleh AE Ratnawati :

  • Gerakan janin yang dapat dilihat / diraba / dirasa, juga bagian-bagian janin.
  • Denyut jantung janin
  1. a) Didengar dengan stetoskop monoral leannec.
  2. b) Dicatat dan didengar alat Doppler.
  3. c) Dicatat dengan feto elektrokardiogram.
  4. d) Dilihat pada ultrasonografi (USG).
  • Terlihat tulang-tulang janin dalam foto rontgen

Nah Moms, itu tadi penjelasan mengenai tanda awal kehamilan. Jika ingin mengetahui kepastian dari kehamilan Moms, bisa memilih langkah awal seperti yang sudah dijelaskan. Jika Moms ingin akurat bisa langsung mengunjungi dokter untuk pemeriksaan. Semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk Fams semua, ya.

Bagikan yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *