Mahasiswa UMM Praktikan Baby Massage di Desa Setanggor Selatan

Mahasiswa UMM Praktikan Baby Massage di Desa Setanggor Selatan

Foto bersama Warga Desa Setanggor selepas kegiatan pijat bayi (dok. pribadi)

Farenting.com – Dua Mahasiswa Fisioterapi UMM, Baiq Farlindia dan Ziyadatul Khair menerapkan ilmu yang didapatkan selama kuliah, yakni melakukan pijat bayi (Baby Massage). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (19/9) di Desa Setanggor Selatan. Pijat bayi ini merupakan salah satu program kerja dari kelompok 70 Gelombang 9 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa UMM yang dibimbing oleh Iis Siti Aisyah.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan ini dimulai dengan mengumpulkan lima orang bayi berusia kurang dari satu tahun di rumah Baiq Laela, salah satu warga Desa Setanggor Selatan. Baiq Farlindia,Ā  saat hendak melakukan pemijatan mengingatkan para orangtua untuk memberi sarapan setidaknya satu sampai dua jam sebelum anak mereka dipijat. Pemijatan ini sebaiknya dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

Baby Massage dapat memberikan sensasi menyenangkan dan baik untuk kesehatan bayi. Tidak seperti orang dewasa yang otot dan kulitnya sudah tumbuh serta tahan pada pijatan yang kuat, bayi memiliki otot dan kulit yang cenderung lebih tipis dan sensitif. Oleh karena itu, teknik pijat yang dilakukan pun tidak boleh sembarangan. Hal ini untuk memastikan bayi mendapatkan manfaat optimal dari pijat bayi, bukan justru menjadi sakit-sakitan karena melakukan pemijatan dengan cara yang salah.

Baiq Farlindia dan Ziyadatul saat mempraktikkan pemijatan bayi (dok pribadi)

Dilansir dari alodokter, manfaat yang bisa didapatkan dari pijat bayi sangatlah banyak. Mulai dari dapat membuat bayi merasa tenang, nyaman, baik untuk melancarkan pencernaan bayi, serta membuat tidur si kecil jadi lebih nyenyak. Bayi yang rutin diberikan Baby Massage jarang mengalami sembelit dan diare serta mampu memperkuat hubungan orangtua dengan anak. ā€œBaby Massage jika dilakukan secara teratur bisa memberikan manfaat pada tumbuh kembang bayi. Juga dapat memperlancar peredaran darah dan memperkuat kekebalan tubuh bayi agar terhindar dari penyakit,ā€ kata Baiq Farlindia kepada para orangtua.

Baca Juga:  Komunitas Guru CAKEP Ajarkan Lima Cara Mendidik Anak

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orangtua, khususnya yang ada di Desa Setanggor Selatan dapat mempraktikan sendiri cara pijat bayi yang benar. Sehingga tumbuh kembang bayi bisa optimal, baik secara fisik maupun emosional. ā€œSetelah dilakukan Baby Massage, anak saya tidurnya terlihat lebih nyenyak dari biasanya,ā€ kata Lia, salah satu ibu dari bayi yang diberikan Baby Massage.

Kontributor : PMM UMM Kelompok 70 Gel. 9

Penyunting Teks : Aulia Fitria

Ingin menulis artikel di platform kami? Langsung saja kirim artikel Anda ke email admin@farenting.com

Bagikan yuk!

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *