Komunitas Guru CAKEP Ajarkan Lima Cara Mendidik Anak

Komunitas Guru CAKEP Ajarkan Lima Cara Mendidik Anak

Farenting.com – Komunitas Guru CAKEP mengadakan silaturahmi dan sharing session berbasis daring pada Jumat (9/10) kemarin melalui Platform Zoom. Acara tersebut diikuti oleh para orangtua, guru dan mereka yang tertarik pada dunia parenting. Handrianto selaku pemateri membuka kelas dan memberikan bahasan tentang bagaimana menjadi ortu dan guru di era kenormalan baru. Acara ini diselenggarakan mengingat banyaknya keluhan orangtua akibat susahnya mendidik anak di masa sekolah dari rumah.

Handrianto yang akrab dipanggil Bang Rian itu memaparkan, “pada dasarnya setiap kita adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah.” Jadi para peserta yang hendak join menjadi bagian Komunitas Guru CAKEP tidak harus berprofesi sebagai guru. Namun komunitas ini bisa diikuti oleh siapa saja yang ingin memahami lebih dalam ilmu parenting.

Dalam pertemuan kurang dari satu jam itu, Rian mengakui kesulitan mendidik anak saat di rumah.  Hal ini karena orangtua harus menggantikan peran gurunya dalam proses belajar mengajar. Namun, lelaki beranak dua itu memaparkan bahwa mendidik anak cukup dengan menerapkan metode CAKEP. Metode ini tak lain merupakan akronim dari nama komunitas, C-A-K-E-P. Huruf C untuk cerdas, artinya sebagai orangtua harus memiliki ilmu terlebih dahulu. Misal anak hendak mempelajari BAB 1, maka orangtua harus mempelajarinya paling tidak sehari sebelum si anak belajar. Agar ketika ditanya orangtua tidak lagi bingung.

Tidak hanya diajarkan teorinya, Rian juga langsung mempraktikan bersama 48 peserta yang hadir tentang akronim dari huruf yang lain. Seperti huruf A untuk Asyik, C untuk kata Kreatif, E untuk kata energik, dan P kepanjangan dari periang. “Sekarang kapasitas kita adalah sebagai orangtua, bukan seorang guru. Jadi, mohon maaf guru adalah profesi yang memang harus sekolah dan belajar dulu baru jadi guru. Jadi memang tetap harus dibekali ilmu itu (untuk menjadi guru),” terang Rian.

Meski begitu, Rian berharap dengan diterapkannya metode C-A-K-E-P ini para orangtua bisa memiliki bekal yang menjadi ‘pertolongan pertama’ untuk anak. Di akhir acara Rian mengajak para orangtua untuk tetap berusaha agar bisa menjadi guru yang luar biasa bagi anak masing-masing. Tak lupa Rian mengingatkan bagi peserta yang terlambat mengikuti materi bisa menonton siaran ulangnya di kanal Youtube Bang Rian. “Terimakasih Bang Rian sudah mengulangi pelajaran yang kemarin,” komentar Yusuf Ilyas, salah satu peserta dalam acara itu.

Baca Juga:  Membangun Kecerdasan Emosional Anak
Bagikan yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *