Kisah Aurora Zalfa Remialdy, Lahir dengan Ubun-Ubun Tertutup

Kisah Aurora Zalfa Remialdy, Lahir dengan Ubun-Ubun Tertutup

Farenting.com – Setiap ibu mendambakan anaknya terlahir normal dan tumbuh sehat. Namun kenyataannya, ada pula anak yang terlahir ‘spesial’. Walaupun terlahir spesial, kasih ibu akan terus mengalir, seperti Namira Monda. Ibu inspiratif dan hebat yang tidak pernah lelah berjuang bersama putri kecilnya, Aurora menghadapi penyakit yang dideritanya.

Aurora Zalfa Remialdy yang akrab di panggil Ulo atau Auro, terlahir berbeda dari anak lainnya. Ulo terlahir dengan kondisi ubun-ubun yang tertutup sejak lahir atau yang biasa di namakan Craniosynostosi. Menurut Alodokter, Craniosynostosi yaitu kondisi ubun-ubun yang menutup lebih cepat sebelum otak bayi tumbuh sempurna. Akibatnya, kepala bayi berkembang tidak normal dan menyebabkan bentuk kepala bayi tampak tidak sempurna. Normalnya ubun-ubun pada bayi akan tertutup di usia 6-20 bulan. Hal ini berakibat adanya risiko perkembangan otak terganggu jika tidak segera dioperasi, anak akan mengalami muntah tanpa adanya rasa mual, terjadi gangguan pendengaran dan anak mengalami kejang.

Kondisi ini baru diketahui Namira Monda saat Ulo terlahir. Dokter pun memberitahukan kepada Monda, Ibunda Ulo bahwa putri kecilnya juga mengalami gangguan pendengaran, karena rumah siput yang masih terlalu kecil. Si kecil yang kuat Ulo, bukan hanya itu saja yang dia alami. Ada berbagai gangguan kesehatan lainnya yang dia alami. Ulo juga mengalami Brain Atrophy. Kondisi ini membuat hilangnya sel dan jaringan otak yang menyebabkan pertumbuhan otak menciut dan jauh mengecil dari ukuran aslinya. “Ini yang menyebabkan kepala Auro mengecil dan kami tidak perlu tindakan craniotomy jika ternyata otaknya saja kecil. Hal itu bisa memengaruhi seluruh fungsi otak, baik motorik, sensorik dan intelektual,” terang Monda  dikutip dari mommiesdaily.com.

Tidak hanya itu saja yang diderita Ulo. Ada pula penyakit yang dialaminya yaitu Microcephaly. Suatu kelainan pada ukuran kepala bayi jauh lebih kecil dari ukuran yang seharusnya atau kepala bayi berhenti tumbuh setelah lahir. Cerebral Palsy atau lumpuh otak dan Sindrom Dandy Walker menyertai gangguan kesehatan Ulo.

Namira Monda, Ibu berusia 31 tahun ini, kerap kali menceritakan tentang putri cantiknya dalam blog pribadi Namira Monda dan membagikan momen melalui instagram. Melalui blog pribadi nya dalam judul Follow The Light Leads You, Monda sapaan akrabnya menceritakan awal mula ia mengetahui kondisi Ulo. Sempat mengalami depresi dan baby blues yang tidak beraturan yang menyebabkan produksi ASI nya terganggu. Perasaan tidak terima dan menyalahkan tuhan sempat terpikirkan oleh Monda dan Suami. Namun pasangan ini tidak henti-henti nya berusaha memberikan yang terbaik untuk Ulo agar sembuh. Dukungan keluarga juga sangat membantu Monda dan suami untuk terus berjuang dan tidak menyerah.

Monda pada blog pribadinya berjudul Follow The Light Leads You 2 menceritakan secara detail ada 6 diagnosis yang di alami Ulo putri kecilnya. Mula dari Craniosynostosi, Brain Atophy, Microcephaly, Cerebral Palsy, Global Develoment Delay ( keterlambatan sensori, motorik dan intelektual), dan Variant Dandy Walker. Begitu berat hal yang dialami Ulo di usianya yang masih sangat kecil. Kondisi Ulo ini tidak ada oabtnya. Namun dokter berusaha untuk memaksimalkan sel-sel otak dan jaringan yang masih berfungsi dengan baik serta menstimulasi sesering mungkin melalui fisioterapi.

Baca Juga:  Dulu Viral di Instagram, Kini Tatan Sudah Masuk SD

Tidak berhenti disitu saja, di usia Ulo 7 bulan baru diketahui, ia juga mengalami Optic Neuritis yaitu peradangan pada syaraf optik. Untung nya gangguan kesehatan ini bisa membaik dengan sendirinya. Aurora juga sempat mengalami gizi buruk, diusia nya 1 tahun beratnya hanya 5kg. Untuk mengejar ketertinggalan gizi dan berat badannya, dokter memasang NGtube agar susu bisa langsung masuk ke dalam lambung Ulo.

Kini Ulo telah berusia 2 tahun. Lambat laun, Monda mulai berdamai dengan keadaan Ulo yang tumbuh sebagai anak ‘spesial’. Hingga saat ini, Monda masih terus melakukan pemeriksaan untuk terus memantau perkembangan Ulo. Pandangan orang lain terhadap anak spesial pun, Monda mulai terbiasa. Mempunyai anak spesial menurut Monda lebih ekstra sabar dan menguatkan iman adalah kunci. “Salah satu tantangan orangtua yang punya anak spesial ini dapat cibiran orang karena anaknya beda, dengan tatapan aneh, digurui orang asing. Termasuk disuruh ini itulah, yang malah bikin pusing,” tutup Monda.

Bagikan yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *