Kemesraan Jedar-El Barack, Menginspirasi Para Single Parent

Kemesraan Jedar-El Barack, Menginspirasi Para Single Parent

Farenting.com“So there’s this woman, she kind of stole my heart. I call her ‘mom’ (Jadi inilah wanita tersebut, yang telah mencuri hatiku. Aku memanggilnya ‘ibu’),” ujar El Barack dalam unggahan Instagramnya pada Jumat, 4 September 2020.

Single Mom, itulah yang mungkin melekat pada nama Jessica Iskandar. Dikenal sebagai Hot Mom, ia tetaplah seorang ibu pada umumnya yang mencintai dan mengasihi sang anak dengan sepenuh hati. Sudah bukan rahasia umum lagi, keakraban antara orangtua dan anak seperti Jessica Iskandar, dengan putranya, El Barack Alexander, menginspirasi banyak orangtua di luaran sana. Bagimana tidak? Berjuang seorang diri sebagai single parent tak pernah menyurutkan kasih sayang Jedar pada El Barack. Nyatanya, banyak unggahan pada akun Instagram @inijedar maupun @alexanderbarackel yang memperlihatkan kemesraan mereka berdua.

Siapa sangka, ditengan kesibukan Jedar sebagai selebriti, ternyata ia masih bisa membagi waktunya kepada sang buah hati tercinta. Seperti post pada 4 September yang memperlihatkan Jedar dengan El Barack sedang asik menikmati makanan mereka di Seminyak, Bali, dengan latar belakang biru lautan yang indah. Dalam sebuah jurnal ilmiah yang ditulis oleh Mustika Tarigan, ia menjelaskan bahwa anak-anak lebih rentan terhadap stres akibat kehilangan salah satu orangtua. Kebutuhan anak akan orangtua sangatlah penting dan krusial. Pasalnya, ketika anak mengalami suatu permasalahan, mereka sangat membutuhkan orang-orang yang dapat memberikan ia semangat, motivasi, nasehat-nasehat serta masukan-masukan yang dapat membantu dia keluar dari masalah yang ia hadapi.

Jurnal lain yang ditulis oleh Rizqa Ayu Savitri menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang mempengaruhi  perkembangan sosial anak adalah faktor ketidakutuhan keluarga. Namun perlu ditekankan bahwa faktor tersebut tidak berlaku secara universal. Nyatanya, dari contoh Jedar dan El Barack, ternyata kita dapat mengetahui bahwa seorang single parent pun dapat memberikan kasih sayang yang dibutuhkan seorang anak.

Yanti Tayo menuliskan hal berbeda dalam jurnalnya. Ia menjelaskan bahwa ternyata, seorang ibu sebagai orangtua tunggal pun dapat menerapkan peran ganda dalam mendidik anak. Jenis-jenis pola asuh untuk menyayangi bagai seorang ibu, maupun menerapkan disiplin bagikan seorang ayah, ternyata masih dapat dilakukan oleh seorang single parent.

Nah, Moms. Belajar dari cerita Jedar dan El Barack, tim farenting memiliki beberapa tips menjadi single Mom seperti dikutip dari popmoms.com.

Pertama, beripikir positif. Hal terpenting yang perlu Moms lakukan adalah mengubah pola pikir atau mindset. Enyahkan trauma masa lalu dan yakinkan diri bahwa Moms bisa menjalaninya. Dengan berpikir positif, segala tantangan yang Moms hadapi akan terasa lebih mudah.

Kedua, jangan membohongi anak. Apapun alasan yang menyebabkan perceraian, jangan pernah membohongi anak. Ketika anak Moms sudah mulai besar dan memahami keadaan, beri penjelasan secara perlahan mengapa Moms dan Papa harus berpisah serta alasan mengapa Papa tidak bisa tinggal bersama. Beri penguatan pada anak bahwa Moms sangat mencintainya dan akan selalu ada untuknya. Dengan demikian, anak akan merasa tenang dan tidak minder atau iri ketika melihat teman-temannya yang memiliki keluarga yang utuh.

Baca Juga:  Sherly Lembono Si Pahlawan ASI yang Menginspirasi

Ketiga, cari pekerjaan yang tepat. Jika mantan suami masih menafkahi segala keperluan anak, hal itu tentu meringankan beban. Meski demikian, Moms tetap harus siap dengan kondisi ketika mantan suami tiba-tiba berhenti menafkahi. Cari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan Moms. Akan lebih baik jika pekerjaan tersebut memiliki waktu yang fleksibel, sehingga Moms bisa tetap fokus merawat anak.

Keempat, Me Time bersama anak. Manfaatkan waktu luang untuk quality time bersama anak. Lakukan hal-hal menyenangkan yang dapat dinikmati bersama, seperti berenang, berkuda, atau sekadar menjelajah kuliner bersama. Sesekali, luangkan waktu untuk menjemput anak sekolah dan mengantarnya pergi les.

Kelima, jaga penampilan Moms. Menjaga penampilan agar terlihat menarik merupakan salah satu bentuk perhatian serta penghargaan terhadap diri sendiri. Selain itu, mungkin saja ada pria diujung sana yang memperhatikan Moms.

Keenam, figur ayah untuk anak. Moms tidak harus mencari pasangan baru untuk memberikan sosok ayah kepada anak. Anak Moms tetap bisa mendapatkan figur ayah melalui paman atau kakeknya.

Sesekali ajaklah anak berkunjung ke rumah paman atau kakeknya dan beri kesempatan kepada mereka untuk menikmati waktu bersama. Dengan demikian, anak tetap mendapatkan sosok ayah yang dibutuhkannya.

Bagikan yuk!

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *