Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Sumber : halodoc.com

Farenting.com – Jangan biarkan usia menghalangi Fams menghabiskan waktu bersama keluarga. Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang pada manusia semakin berkurang. Itulah mengapa penting untuk selalu menjaga kesehatan tulang sejak dini, untuk mencegah terjadinya penyakit di masa tua.

Secara sederhana, osteoporosis adalah kondisi dimana tulang menjadi lemah dan rapuh. Hal ini disebabkan karena secara alami tubuh terus-menerus menyerap dan menggantikan jaringan tulang. Sebuah fakta diuangkapkan dari jurnal ilmiah yang ditulis oleh Leny Suarni. Jurnal tersebut menjelaskan bahwa osteoporosis lebih banyak terjadi kepada wanita karena pengaruh hormon mereka yang lebih cepat mengalami penurunan kondisi pada usia 35 tahun.

Rosalina Imelda Sembiring menjelaskan dalam jurnalnya bahwa pada usia lansia, melakukan aktivitas fisik sangat bermanfaat dalam mempengaruhi kondisi kesehatan mereka. Selain itu, fasilitator seperti keluarga dan komunitas mempunyai peran besar dalam mendukung aktivitas fisik mereka. Nah, Fams berikut tim farenting rangkum kiat-kiat untuk mencegah terjadinya osteoporosis seperti dilansir dari klikdokter.

Pertama, konsumsi makanan tinggi kalsium. Kalsium dibutuhkan untuk memperkuat tulang, sehingga mineral ini sangat dibutuhkan untuk pencegahan osteoporosis. Fams bisa menemukan kalsium pada produk susu, seperti yoghurt dan keju; kacang-kacangan; sayuran hijau; serta makanan laut, seperti ikan sarden, salmon, dan udang.

Pada orang dewasa berusia lebih dari 18 tahun, disarankan untuk mengonsumsi 1000 miligram kalsium per hari. Sedangkan pada wanita berusia di atas 50 tahun dan lansia berusia 70 tahun lebih, konsumsi kalsium yang dianjurkan adalah sebanyak 1200 miligram kalsium per hari. Bagi orang-orang yang punya penyakit ginjal, konsultasikan pada dokter terkait porsi kalsium yang dibutuhkan untuk mencegah osteoporosis.

Kedua, tingkatkan produksi kalium dan protein. Tulang terdiri dari protein, kalsium dan mineral-mineral lain yang saling terkait. Ini berarti bahwa memenuhi asupan protein dan kalsium setiap hari dapat menjadi cara untuk mencegah tulang keropos. Protein bisa ditemukan pada daging tanpa lemak, telur, susu dan produk olahannya. Sedangkan kalium dapat ditemukan pada buah dan sayur, seperti pisang, kentang, tomat, kismis, labu, kacang dan bayam.

Ketiga, berjemur sinar matahari. Vitamin D bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, meningkatkan pertumbuhan sel tulang dan mengurangi peradangan. Untuk mendapatkan vitamin ini, Fams perlu berjemur di matahari pagi selama 15-20 menit. Selain dari sinar matahari, Fams juga bisa menemukan vitamin D dari susu, keju, salmon dan tuna. Di samping itu, kuning telur juga termasuk sebagai makanan pencegah osteoporosis karena mengandung vitamin D di dalamnya.

Keempat, melakukan aktivitas fisik secara rutin. Semakin Fams malas bergerak, risiko untuk mengalami pengeroposan tulang akan semakin tinggi. Oleh karena itu, lakukanlah aktivitas fisik secara rutin dan teratur. Faktanya, olahraga yang mengacu pada kekuatan otot dapat menjaga kekuatan tulang. Beberapa aktivitas sehari-hari yang bisa bantu memperkuat otot, misalnya mengangkat barang belanjaan, berolahraga menggunakan elastic band, push up, squat dan lain-lain.

Kelima, hindari rokok dan alkohol. Penelitian telah menunjukkan kaitan langsung antara penggunaan tembakau dan pengeroposan tulang, serta dapat memperpanjang waktu penyembuhan setelah patah tulang. Sementara itu, konsumsi alkohol yang berlebih juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tulang Fams. Ini karena alkohol dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menyimpan kalsium.

Baca Juga:  Tips Cegah Risiko Kanker Payudara

Keenam, mengurangi minuman bersoda. Penelitian menemukan bahwa minuman bersoda dapat menjadi pemicu tulang keropos. Pasalnya, minuman jenis ini mengandung fosfor yang memicu pelepasan kalsium sehingga kepadatan tulang bisa berkurang secara perlahan.  

Ketujuh, hindari diet ketat. Orang dengan diet ketat atau dilakukan secara berlebihan dapat mengarah pada kekurangan vitamin dan mineral. Padahal, kedua nutrisi tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Kedelapan, deteksi dini gejala. Penting untuk melakukan pemeriksaan rutin kepada dokter keluarga. Tidak ada salahnya berkonsultasi sejak dini untuk mengetahui status kepadatan tulang guna mencegah risiko yang mungkin saja terjadi.

Kesembilan, hindari risiko terjatuh. Orang dengan kepadatan tulang yang tidak optimal memiliki risiko yang sangat tinggi untuk mengalami patah tulang apabila terjatuh. Untuk menghindari terjatuh dan patah tulang, beberapa upaya yang bisa Fams lakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan mata secara teratur, memasang pegangan di kamar mandi, dan memastikan bahwa dalam rumah cukup cahaya.

Kesepuluh, segera obati. Jika Fams mendapati kondisi tulang yang terasa sakit meski hanya terjatuh perlahan, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter. Hal ini dilakukan untuk memastikan sekaligus mengobati jika ditemukan adanya risiko osteoporosis pada diri Fams.

Demikianlah 10 cara yang dapat Fams lakukan untuk menghindari osteoporosis sejak dini. Tidak perlu malu melakukan pencegahan karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Bagikan yuk!

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *