Cara Mengasah Sensorik dan Motorik Anak Usia 4-8 bulan

Cara Mengasah Sensorik dan Motorik Anak Usia 4-8 bulan

sumber: pexels.com

Farenting.comMoms mungkin pernah berpikir bahwa bayi usia 4-8 bulan belum membutuhkan mainan. Ternyata, mainan untuk anak 4-8 bulan dibutuhkan loh untuk menunjang tumbuh dan kembangnya. Beragam permainan yang bisa mengasah sensorik dan motorik untuk bayi.

Di kehidupan awal bayi, bermain adalah salah satu proses ia belajar. Bayi mengenal hal-hal baru di hidupnya dengan cara melihat. Dengan begitu sangat penting memberikan permainan yang dapat merangsang sensorik dan motorik nya meliputi suara, sentuhan, rasa dan pendengaran.

baiknya, Moms memilih mainan yang berwarna cerah (merah, biru, kuning, hijau), mainan yang mampu mengeluarkan suara, mudah disentuh dan memiliki desain yang sederhana. Bayi sangat senang saat  bermain bersama orangtuanya. Hal ini dapat menstimulasi kelima panca indranya dan dapat menciptakan kedekatan batin antara anak dan orangtua. Apa saja ya kira-kira mainan yang tepat untuk bayi usia 0-6 bulan?

Pertama, Soft Toys

Boneka termasuk dalam mainan soft toys. Pilihlah boneka yang berbahan lembut agar nyaman saat di disentuh oleh si kecil. Ada yang harus Moms perhatikan. Saat memberikan boneka agar lebih aman pastikan tidak terdapat pita, jarum, kancing, bel atau benda yang mudah lepas agar tidak tertelan atau membahayakan si kecil. “Boneka bisa merangsang si kecil untuk bisa menggerakan tangannya,” ujar dr. Alni dari Alodokter melalui kanal Youtube Alodokter.

Kedua, Teether

Bayi sangat senang mengeksplorasi indranya termasuk mulut. Bentuk teether saat ini sangat beragam. Teether dapat membantu bayi mengurangi rasa gatal saat tumbuh gigi. Moms harus perhatikan ya untuk rutin membersihkan teether agar terhindar dari kuman-kuman yang mengontaminasi. “Beberapa permainan teether ini bisa dimainkan dengan cara mendinginkannya di dalam lemari es, untuk mengurangi rasa nyeri saat tumbuh gigi, dan bersihkan setelahnya,” dr. Alni membagikan tips penggunaan teether.

Ketiga, Kerincingan /Permainan Berbunyi

Mainan yang berbunyi akan mengasah rasa ingin tahunya terhadap bunyi. Permainan yang dapat berbunyi dapat merangsang motorik dan visualnya. “Adanya bunyi-bunyian yang menarik perhatian bayi, bayi akan mudah terstimulasi untuk bergerak misalnya bisa menoleh atau mengikuti sumber suara,” ujar dr. Reisa Broto Asmoro dalam kanal Youtube Kata Moms.

Keempat, Baby Gym

Nah, ini adalah salah satu mainan yang bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama yaitu dari newborn hingga usia 3 tahun. Saat newborn, bayi akan melihat ke atas yang terdapat mainan bergantung berwarna warni. Bayi newborn lebih menyukai warna hitam dan putih. Namun seiring berkembangnya penglihatan bayi akan lebih tertarik dengan warna-warna yang lebih cerah seperti Merah dan kuning.  “Banyak mainan yang digantung berwarna warni ada maksudnya juga, jadi untuk merangsang perkembangan visual anak,” ujar dr. Reisa Broto Asmoro.

Alas dari baby gym terbuat dari material yang empuk bagi bayi. Dalam keadaan terlentang bayi dapat menendang ke arah piano yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyi. Saat tengkurap, bayi dapat menekan piano dengan tangan. Di fase anak belajar duduk, piano dapat ditekuk dan anak dapat duduk dibawahnya. Memasuki fase jalan, pianonya dapat dilepas dan bisa dibawa kesana- kemari oleh anak.  Wah seru banget ya Moms, satu mainan bisa menstimulasi sensorik dan motorik anak dengan baik  di segala fase perkembangannya.

Baca Juga:  Aktivitas Seru Montessori Selama #DirumahAja

Kelima, Buku Cerita atau Buku Bergambar

Fams bisa loh membacakan buku cerita yang menarik untuk anak. “Meskipun terlihat si kecil belum mengerti omongan ayah dan bunda, namun dengan mendengarkan suara orangtuanya dipercaya bisa membantu meningkatkan kemampuan berbahasa si kecil,” ungkap dr. Alni dari Alodokter.

Fams juga bisa memberikan soft book sebagai alternatif atau buku yang terbuat dari kain lembut jadi tidak mudah sobek. Buku khusus bayi ini bergambar dan warna-warni yang di setiap halamannya mempunyai tekstur yang berbeda-beda.

 

Tips Memberikan Mainan Pada Anak :

  1. Sebelum memberikan mainan pada anak, ada baiknya Fams memastikan tidak ada baterai, benda tajam, kancing, manik-manik atau benda asing lainnya
  2. Pastikan ukuran mainan tidak terlalu kecil agar tidak berisiko Di usia 4-8 bulan anak sangat suka memasukan benda apapun ke dalam mulutnya.
  3. Hindari mainan yang mengandung magnet untuk si kecil
  4. Waspadai pemberian mainan pada anak yang mengandung bahan beracun (timah, merkuri, arsenik)

Nah Fams, itu tadi mainan-mainan yang dapat diberikan pada bayi dari usia 4-8bulan. Kelima mainan tadi tentu bukan sekedar mainan biasa. Semuanya memiliki manfaat dan berguna untuk menstimulasi motorik dan sensorik buah hati.

 

 

 

Bagikan yuk!

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *